GpC9BUW8TUA9Tfr6BSM0GpOpGY==
Berita
Terkini

Pembangunan Tol Serang-Panimbang Seksi 3 Dikebut, Target Konektivitas Wisata Banten Rampung Akhir 2026

Proyek Tol Serang-Panimbang Seksi 3 terus dikebut untuk mempercepat akses ke Tanjung Lesung. Simak progres terbaru dan dampak ekonominya bagi Banten.
Ukuran huruf
Print 0

LEBAK, Sabhawana.Online – Proyek strategis nasional pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 3 yang menghubungkan Cileles hingga Panimbang terus menunjukkan tren positif. Hingga pertengahan Mei 2026, pengerjaan fisik di lapangan terus dikebut guna mengejar target penyelesaian pada akhir tahun, demi membuka aksesibilitas yang lebih luas menuju kawasan pariwisata di wilayah Banten Selatan.

Proyek pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 3 di Banten.
Ilustrasi Aktivitas alat berat di salah satu titik pembangunan Tol Serang-Panimbang Seksi 3 guna mempercepat konektivitas ke wilayah selatan Banten. Foto: Muhammad Bagus Khoirunas/ANTARA FOTO

Pembangunan jalan tol sepanjang 33 kilometer ini memegang peranan krusial dalam mengintegrasikan wilayah utara dan selatan Provinsi Banten. Dengan adanya akses bebas hambatan ini, waktu tempuh dari Jakarta menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung yang semula memakan waktu hingga lima jam, diprediksi akan terpangkas secara signifikan menjadi hanya sekitar dua hingga tiga jam saja.

Pejabat pembuat komitmen proyek menyatakan bahwa tantangan utama dalam pengerjaan seksi terakhir ini adalah kondisi topografi lahan dan curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Lebak dan Pandeglang. Namun, dengan penambahan jam kerja dan penggunaan teknologi konstruksi terbaru, pihak pengelola optimis target operasional secara penuh dapat tercapai sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh pemerintah pusat.

Selain bertujuan untuk mendukung sektor pariwisata, kehadiran Tol Serang-Panimbang ini diharapkan mampu memicu pertumbuhan titik-titik ekonomi baru di sepanjang koridor jalan tol. Pelaku UMKM lokal di wilayah Lebak dan sekitarnya kini mulai bersiap untuk memanfaatkan peluang tersebut dengan mengembangkan produk-produk unggulan daerah yang nantinya dapat dipasarkan di area istirahat (rest area) yang akan dibangun.

Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pembebasan lahan juga menjadi faktor kunci kelancaran proyek ini. Masyarakat sekitar pun menaruh harapan besar agar pembangunan ini tidak hanya memperbaiki infrastruktur jalan, tetapi juga mampu menyerap tenaga kerja lokal dan meningkatkan taraf hidup warga di pesisir barat Banten yang selama ini terkendala masalah aksesibilitas.

Dengan selesainya seluruh seksi tol ini kelak, wajah ekonomi Banten Selatan diprediksi akan berubah drastis. Integrasi antara sektor industri, pertanian, dan pariwisata akan semakin solid, menjadikan Banten sebagai salah satu provinsi dengan konektivitas terbaik di Pulau Jawa yang siap bersaing dalam menarik investasi baik domestik maupun mancanegara.

Pembangunan Tol Serang-Panimbang Seksi 3 Dikebut, Target Konektivitas Wisata Banten Rampung Akhir 2026
Baca Juga
Baca selengkapnya

0Komentar

Tautan berhasil disalin