GpC9BUW8TUA9Tfr6BSM0GpOpGY==
Berita
Terkini

Ekspor Perikanan Banten Tembus Rekor Baru di Kuartal II 2026, Komoditas Rajungan Jadi Primadona

Ukuran huruf
Print 0
Dua nelayan membawa peti melintasi papan sempit dengan perahu di latar belakang. Foto : Jeffry Surianto via Pexels
SERANG, Sabhawana.Online – Provinsi Banten mencatatkan prestasi gemilang di sektor kelautan. Memasuki pertengahan kuartal II pada Jumat (8/5/2026), volume ekspor komoditas perikanan dari wilayah Banten dilaporkan mengalami lonjakan signifikan, menembus rekor tertinggi dalam tiga tahun terakhir.
 
Berdasarkan data sementara yang dihimpun, komoditas Rajungan dan Lobster masih menjadi primadona ekspor dengan tujuan utama pasar Asia Timur dan Amerika Serikat. Lonjakan ini dipicu oleh mulai diterapkannya teknologi budidaya berkelanjutan yang diadopsi oleh para nelayan lokal di pesisir utara dan selatan Banten.

Sentra Pengolahan Terintegrasi Keberhasilan ini juga didukung oleh optimalisasi sentra pengolahan ikan terintegrasi yang memungkinkan produk hasil laut diproses dengan standar internasional langsung dari wilayah Banten. Hal ini memangkas waktu logistik dan menjaga kualitas kesegaran produk hingga ke tangan pembeli di luar negeri.

"Ini adalah momentum besar bagi ekonomi biru di Banten. Sinergi antara kebijakan pemerintah daerah dan adopsi teknologi oleh nelayan mulai membuahkan hasil nyata pada angka ekspor kita hari ini," ujar pengamat ekonomi maritim saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Dampak bagi Nelayan Lokal Peningkatan angka ekspor ini diharapkan berdampak langsung pada kesejahteraan ribuan nelayan di sepanjang pesisir Banten. Redaksi Sabhawana.Online memantau aktivitas di beberapa pelabuhan perikanan yang menunjukkan tren positif, di mana harga jual di tingkat nelayan cenderung stabil dan kompetitif.

Pemerintah daerah diprediksi akan terus mendorong program digitalisasi pemasaran hasil laut guna memastikan akses pasar yang lebih luas bagi para pelaku usaha perikanan skala kecil dan menengah di masa depan.

Ekspor Perikanan Banten Tembus Rekor Baru di Kuartal II 2026, Komoditas Rajungan Jadi Primadona
Periksa Juga
Next Post

0Komentar

Tautan berhasil disalin